Sejarah Lengkap Kopi Arabica dan Robusta

Sejarah Kopi di Dunia

Untuk sejarah pertama kali kopi memang beragam, karena kopi sudah ditemukan berabad-abad yang lalu dan memang tidak ada bukti nyata. Jadi hanya kisah yang diturunkan dari berbagai sumber.
Disini iezel mendapatkan beberapa kisah asal mula kopi yang bisa anda gunakan sebagai tambahan informasi. Kopi ditemukan pertama kali oleh penggembala kambing dari Abessyna. Kemudian tumbuhan ini kemudian semakin populer saat seorang sufi bernama Ali bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya.  Sejak itu kopi memiliki nilai yang berharga dan membawa kemakmuran bagi para petani kopi, pengusaha kopi, dan negara-negara penghasil kopi.
Ada kisah versi lain yang menyebutkan bahwa kopi ditemukan pertama kali di daerah kaffa (Ethiopia. Afrika). Mungkin dari kata “Kaffa”  inilah lahir kata kopi/kahwa/coffee. Selanjutnya kopi tersebut dibawa ke Yaman oleh tentara Persia. Tentara Persia ini telah menyukai minum kopi sejak abad 575 SM. Kemudian setelah kopi menyebarluas di Yaman, kopi mulai diolah dengan cara disangrai oleh orang Arab. Dengan cara disangrai kopi menjadi lebih beraroma sedap. Dari negeri tersebut kopi mulai masuk Turki dan Eropa. Kopi juga mendapatkan nama baru, yaitu moka. Nama tersebut berasal dari nama kota Mokha, kota pelabuhan pengekspor kopi abad ke-17.
Kopi memiliki banyak khasiat, serta juga karena rasanya yang nikmat kopi dengan sangat cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia, terutama Eropa. Menurut informasi yang penulis dapatkan kopi mulai dikenal di Italia sejak abad ke-10 dimulai dari kota Salerno. Sedangkan usaha kedai pertama kali dibuka di kota ini yaitu tahun 1645 dengan nama Botega Delcafe. Kopi juga sudah dikenal di kota London, kedai kopi pertama dibuka di George Yard, dibawah Lombat Street. Di Paris kedai kopi juga dibuka pertama pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Negara Amerika malah kopi dijadikan sebagai minuman nasional dan menjadi menu utama saat sarapan pagi.

Sejarah Kopi di Indonesia

Kopi Arabica

Kopi Arabika

Kopi mulai masuk di Indonesia (daerah Jakarta) sejak awal abad ke-17 yang dibawa oleh warga kebangsaan Belanda. Kopi ini berjenis kopi arabika (coffe arabica) berasal dari negara Arab melalui India.
Kopi arabika awalnya ditanam dan dikembangkan di daerah di timur Jatinegara. Menggunakan tanah partikelir Kesawung (kini dikenal dengan nama Pondok Kopi). Kopi arabika ini berhasil ditanam dan dikembangkan sehingga mulai di sebarkan untuk ditanam di daerah lain di Jawa Barat seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar luas di pulau jawa, tanaman kopi mulai merambah ke pulai lain seperti pulau Sumatra, Sulawesi, Bali, dan Timor.
Sejak saat itu, selama satu abad (awal abad ke-17 hingga akhir) Indonesia menjadi pengekspor kopi terbesar. Hingga pada tahun 1888 (abad ke-18) posisi tersebut runtuh dan digeser oleh negara Brasil dan Kolombia. Hal tersebut dikarenakan tanaman kopi arabica terserang penyakit karat daun (Hemileia vastatrix) sehingga seluruh perkebunan kopi di Indonesia hancur dan gagal. Berawal dari kejadian itu, semua tanaman kopi digantikan jenis kopi robusta.

Kopi Robusta

Kopi Robusta

Kopi Robusta lebih tahan terhadap hama karat daun. Kopi robusta juga memiliki tingkat produktivitas lebih tinggi daripada kopi arabika. Itulah sebabnya kopi robusta mulai disebarluaskan dan dikembangkan secara massal di Indonesia untuk mengatasi krisis kopi pada abad ke 19.
Sejarah kopi robusta ini agak berbeda dari kopi arabica. kopi robusta dikenal setelah kopi arabika diketahui kurang tahan terhadap hama. Alkisah di tahun 1881 seorang ilmuwan Belgia menemukan tanaman kopi baru di sekitar kawasan Kongo, Afrika. Kopi tersebut lalu diteliti di Belgia untuk menjadi alternatif tanaman kopi baru selain arabika yang lebih dulu dikenal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi ini bisa tumbuh lebih baik di cuaca ekstrem dan lebih tahan terhadap wabah karat daun. Nah hal ini juga yang menyebabkan kopi ini dinamakan kopi robusta, karena robusta berarti kuat, (dalam bahasa inggris = robust).
Lalu Belanda yang sedang menghadapi krisis kopi ini mendengar kabar tentang kopi robusta, kemudian mulailah digunakan sebagai pengganti kopi arabika. Tanaman kopi robusta ini pun semakin dikenal di Indonesia.

Kopi Liberika

Kopi Liberika


Sebenarnya kopi ini adalah kopi yang dijadikan sebagai pengganti kopi arabika dulu saat krisis kopi di indonesia. Waktu itu tanaman kopi di Indonesia yang berjenis arabika mengalami kerusakan karena wabah karat daun. Kemudian pemerintah Belanda membawa jenis kopi baru yaitu kopi Liberika yang berasal dari dari wilayah Monrevia dan Liberia pada tahun 1870. Namun rupanya, kopi ini juga tidak tahan terhadap serangan penyakit karat daun. Kopi Liberika mulai ditanam di Indonesia tahun 1870, sedangkan kopi robusta baru ditanam pada tahun 1900.